Dorong Kualitas SDM, Kemenkeu Tambah Beasiswa LPDP Rp 20 Triliun

JawaPos.com – Pemerintah serius dalam meningkatkan pengembangan sumber daya manusia (SDM), salah satunya melalui pendidikan. Pemberian beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi salah satu instrumennya yang bakal digenjot pemerintah.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani, mengatakan pemerintah menambah anggaran LPDP sebesar Rp 20 triliun pada 2019. Penambahan anggaran diharapkan akan meningkatkan kuota penerimaan beasiswa tersebut.

“LPDP akan ditingkatkan anggaran di 2019 untuk memperbesar jumlah siswa untuk mendapatkan pendidikan S2 dan S3. Tambahan bisa sampai Rp 20 triliun,” ujarnya di Bali, Rabu (5/12).

Pada tahun ini, LPDP menetapkan kuota penerima beasiswa mencapai 4 ribu orang dengan anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 35 triliun. Maka dari itu, tahun depan bisa dipastikan kuota ini akan bertambah.

Beasiswa LPDP terbagi ke dalam enam jenis, yaitu beasiswa Reguler, beasiswa Disertasi, beasiswa Dokter Spesialis, beasiswa Afirmasi, beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) dan program Co-Funding. Beasiswa afirmasi terdiri dari beasiswa Daerah Tertinggal, beasiswa Alumni Bidikmisi Berprestasi, beasiswa Individu Berprestasi dari Keluarga Miskin/Prasejahtera, beasiswa Prestasi Olahraga, Seni, Kebudayaan dan Keagamaan, beasiswa Penyandang Disabilitas, beasiswa PNS/TNI/POLRI, beasiswa Santri, beasiswa Prestasi Olimpiade Bidang Sains, Teknologi dan Keterampilan / Talent Scouting.

Selain anggaran LPDP, Askolani menambahkan pemerintah juga menambah sejumlah pos anggaran pendidikan. Di mana, dana pendidikan vokasi akan ditambah menjadi Rp 17 triliun dari tahun ini yang hanya Rp 10 triliun. Kemudian juga akan diprogramkan dana abadi untuk kepentingan riset yang saat ini sudah dipersiapkan sebesar Rp 900 miliar.

“Presiden juga minta PU percepat perbaikan sekolah dan universitas terutama yang berhubungan dengan agama dengan alokasi Rp 6 triliun,” pungkasnya

(srs/JPC)